Media Informasi dan hal-hal lain di Pondok Pesantren Nahdlatussubban Arjowinangun Pacitan
Cari Blog Ini
PASKIBRA PESANTREN NAHDLATUSSUBBAN
Selamat pagi NKRI. 17 Agustus 2016, para santri dan ustadz/
ustadzah bersama masyarakat menyemarakan kemerdekaan RI yang ke 71 di
SDN Arjowinangun. upacara yang dihadiri oleh Kepala Desa Arjowinangun dan Ibu beserta perangkat desa dilaksanakan secara khidmat dan aman.
Pesantren Nahdlatussubban berdiri sejak tanggal 9 Juli 1964 M. Pesantren yang berada di Desa Arjowinangun Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan yang biasa disebut dengan julukan Lor Jere. Pesantren yang terbentuk dengan kealiman dan keuletan sosok yang menjadi panutan, contoh dan teladan bagi para santri dan masyarakat, beliau adalah putra pertama dari lima bersaudara. Ayah beliau bernama KH. Mohammad Ja’far. Beliau mengenyam pindidikan di Bleber Sidoarjo Pacitan (sekarang menjadi SD IIC) setelah selesai dari satu tempat, beliau kembali mencari nurillahi dengan berkelana dari Kota Pace menuju ke sebuah daerah dengan sebutan Surakarta Hadiningrat atau sekarang bernama Solo. Beliau mengenyam pendidikan di Pesantren Mamba”ul Ulum. Saat mengenyam pendidikan, beliau juga membuat beberapa karangan-karangan yang masih ada sampai sekarang dan dipelajari hingga di luar negeri. Salah satu karangan beliau adalah syair dalam bentuk tulisan Pegon dengan memakai bahasa jawa. Dalam karangan b...
Komentar
Posting Komentar